Highlighted

Miris! Demi Bisa Beli Kuota Internet, Siswi SMP Nekat Jual Diri, Patok Harga Rp 500 Ribu Sekali Kencan

Fakta Terbaru Video Mesum Hubungan Badan Siswi SMA Parepare Sampai Tersebar  di WhatsApp - Surya
Di jaman serba digital seperti sekarang, internet sudah menjadi kebutuhan wajib setiap individu.

Untuk bisa menggunakan internet, tentunya kuota data jaringan internet sangat dibutuhkan.

Bicara soal kuota data internet, baru-baru ini terdapat seorang siswi SMP di Batam nekat menjual dirinya melalui penyalur prostitusi online demi bisa membeli kuota.

Baca Juga: Berawal dari Mobil Mogok, Pria Paruh Baya Ini Ajak Keluarga Menetap di Gubuk Tengah Hutan Selama 15 Tahun, Begini Kisahnya!

Adapun tarif sekali kencan dipatok Rp 500.000.

Ironisnya, korban masih berusia 15 tahun atau di bawah umur dan duduk di bangku sekolah.

Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir mengemukakan, siswi SMP tersebut mengaku mengenal pelaku penyalur prostitusi online dari jejaring sosial Facebook.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Artis Inisial VS dan 2 Orang Terduga Mucikari Diamankan Polisi Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online di Lampung

Kemudian, pelaku mengajari dan mempromosikan korban.

Korban diketahui juga sempat mempromosikan dirinya sendiri melalui akun MiChat.

"Awalnya korban mengetahuinya dari pelaku tersebut, tetapi belakangan korban sempat mempromosikan sendiri dan ada juga sesekali menggunakan pelaku," kata dia.


Siswi SMP itu mengaku menjual diri untuk bisa membeli kuota internet.

Uang hasil menjual diri rencananya juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi keluarga korban yang bermasalah justru dimanfaatkan oleh penyalur prostitusi online .
Korban dijajakan dengan tarif Rp 500.000 sekali berkencan.



Jun Chaidir menjelaskan, aksi prostitusi online itu akhirnya digagalkan.

Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap dua orang pelaku, yakni penyalur dan pemesan jasa prostitusi online.

"Dua pelaku yang kami amankan yakni penyalur dan penikmat, keduanya kami amankan di Wisma Mitra Mall saat bertransaksi, Rabu (22/7/2020) malam," tutur Jun Chaidir.


Polisi mengamankan barang bukti dua ponsel merek Xiaomi dan uang tunai Rp 1 juta.

Kedua pelaku pun dijerat Pasal 76 b jo 88 UU RI No 35 Tahun 2008 Perubahan tentang UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur dengan ancaman 10 tahun penjara.
sumber | ilustration images via tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Kuota Internet, Siswi SMP Nekat Jual Diri, Tarif Rp 500.000 Sekali Kencan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel