Highlighted

Viral Pungutan Liar Daftar KTP, Urus Cepat Bayar Rp100.000, Kalau Antre Tunggu 2 Bulan

Dijamin Gratis, Begini Cara Urus KTP Atau KK Yang Hilang
Meski diketahui pengurusan KTP tidak dikenakan biaya atau gratis, namun, masih ada oknum yang melakukan pungutan liar untuk pengurusan kartu administrasi kependudukan tersebut. Seperti kejadian di Batangkuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, terekam seorang petugas mematok pengurusan KTP dengan tarif Rp.100.000 bila ingin diurus cepat.

Seorang petugas pelayanan publik meminta bayaran Rp.100.000 untuk biaya pengurusan KTP. Padahal, seperti diketahui pengurusan KTP tidak dikenai biaya alias gratis. Namun, petugas tersebut terang-terangan memasang tarif jika tidak ingin menunggu lama.

Di video berdurasi 2 menit yang pertama kali diupload di akun Facebook Tauko Batang Kuis lalu dibagikan di berbagai media sosial itu, Senin (8/6), itu tampak seorang warga ingin mengurus KTP. Ketika dia mengatakan maksudnya itu, seorang petugas menanyakannya balik, apakah mau urus KTP dengan cepat atau jalur antre.

"Mau yang cepat atau yang antre?" kata petugas itu.
"Kalau yang cepat, berapa bu?"
"Seratus," katanya santai. Waktunya bisa seminggu baru siap.
Lantas warga tersebut, kalau jalur cepat memangnya seperti apa. Lalu perempuan itu mengatakan kalau jalur cepat dikenai biaya Rp.100.000, sedangkan jalur antre bisa makan waktu 1 hingga 2 bulan.

Warga tersebut mengatakan dia ingin mengurus jalur antre saja. Namun, petugas pelayan masyarakat itu pun menyarakan agar mengurus jalur cepat saja.

"Nggak perlu rupanya bang, siapa tahu perlu," katanya dengan maksud agar warga mengurus jalur cepat dengan biaya Rp.100.000.
"Ya perlu, cuman kekmana mau dibilang lagi, ya kan," kata warga tersebut dengan logat khas Medan.
"Nanti abang bolak-balik, kapan siap," kata perempuan itu lagi.
Namun, petugas tersebut terkesan mendesak sehingga warga tersebut juga membalas dengan nada tinggi.

"Sekarang, bisa antre apa tidak??!" katanya.
"Bisa tapi kek ginilah dia," balas petugas itu. Warga tersebut mengatakan tidak masalah yang penting siap tepat waktu. Namun, petugas tersebut mengatakan nanti KTP nya bisa siap sampai 2 bulan.
Seorang warga lain menunggu apakah KTP nya sudah siap. Namun, setelah dicari, KTP sesuai nama warga tersebut belum ada. Warga tersebut mengatakan sudah sebulan lebih mengurusnya.

"Nggak ada ya, sudah sebulan lebih," kata warga itu.

sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel