Highlighted

Tak Tahan Punya Istrinya Cerewet, Pria Ini Lakukan Hal Tak Terduga Agar Bisa Masuk Pnjara - Alasannya Bikin Sedih

via nasehatistri.me
Pernikahan merupakan ikatan yang mempersatukan dua anak manusia. Tak jarang kedua pasangan tersebut memiliki watak dan perilaku yang saling bertolak belakang antara satu dan yang lain. Seperti yang dirasakan pria 70 tahun di Amerika Serikat ini.

Lantaran merasa istrinya terlalu cerewat, pria tersebut lebih suka hidup di penjara ketimbang bersama istrinya di rumah. Pengakuat itu ia sampaikan pada penyelidik saat tertangkap merampok bank federal.

Dilansir dari dailymail.co.uk, pada hari Senin, pria yang bernama Lawrence Ripple mengaku bersalah telah merampok bank federal di Kansas City. Atas perbuatanya itu, ia mendapatkan hukuman 20 tahun penjara.

Pengacara yang membela Repple sempat berdebat sengit dengan jaksa penuntut mengenai hukuman untuk pria tersebut. Hal itu lantaran Ripple telah mengaku bersalah tanpa ada kesepakatan apapun.

Berdasarkan dokumen pengadilan sendiri menunjukkan bahwa Ripple memberi catatan kecil pada teller bank Kansas City.

Lalu pria tersebut kemudian menuntut uang tunai dan memperingatkan bahwa dirinya memiliki pistol.

Saat diinterogasi penyidik, motif perampokan yang dilakukan Ripple lantaran dirinya merasa tidak sanggup menghadapi sang istri yang ia anggap cerewet.

Ripple menjelaskan pada penyelidik bahwa sehari sebelum aksi perampokan terjadi ia sempat berdebat dengan istrinya dan tak ingin ada dalam situasi seperti itu lagi kedepannya.


Dari rekaman kamera pengawas yang di pasang di bank tersebut, terlihat Ripple mendekati seorang kasir bank. Pria tua tersebut memberikan petugas bank itu sebuah catatan yang bertuliskan ‘Saya punya senjata, beri saya uang.’

Setelah petugas bank itu memberi Ripple uang sejumlah $ 2.924, pria tua itu tak lantas melarikan diri.

Ia justru kemudian duduk di lobi bank dan menunggu penangkapannya. Tak hanya itu, Ripple juga mengaku menulis catatan perampokan di depan istrinya.

Seorang agen FBI mengatakan Ripple telah berdebat dengan sang istri sebelumnya. Dalam pengakuan yang pria itu tulis, Ripple mengaku lebih suka berada di penjara daripada di rumah.

Selama persidangan, Istri Ripple, Endayon, selalu menemani suaminya. Meski begitu ia menolak untuk berkomentar mengenai motif sang suami melakukan aksi perampokan tersebut.

Pada September tahun lalu, Ripple pun akhirnya dibebaskan dari penjara dengan membayar jaminan. [*/Prt] sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel